Berita Antariksa Terbaru: Black Hole
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Black Hole. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Black Hole. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2019

Video Bagaimana Blackhole Menelan Bintang Raksasa

video-bagaimana-blackhole-menelan-bintang-raksasa

Lubang hitam atau dalam bahasa ilmiyahnya disebut dengan Black hole terbentuk sebagai akibat dari matinya sebuah bintang yang berukuran sangat besar. Ketika bintang super besar tersebut sampai pada tahap mati, ia meledak dan kemudian menghisap dirinya sendiri. Setelah menghisap diri sendiri, kemudian ia akan menghisap segala sesuatu yang ada di sekitarnya.

Dan menurut para astronom, setidaknya tedapat satu buah Lubang hitam atau black hole pada setiap galaksi.

Berikut ini adalah ilustrasi Video: Proses Black Hole Menelan Bintang.






Proses Black Hole Menelan Bintang.

Rabu, 22 Februari 2017

Lubang Hitam Pemakan Bintang

Lubang Hitam Pemakan Bintang
Info Antariksa: Lubang Hitam Pemakan Bintang - Sinar sangat terang tampak berasal dari galaksi yang berjarak hingga empat miliar tahun cahaya, Maret lalu. Para Ahli astronomi yang berasal  dari Amerika Serikat menyatakan bahwa cahaya tersebut berasal dari bintang senesar matahari yang sedang ditelan oleh sebuah lubang hitam.

Energi yang keluar sebagai akibat dari ledakan dahsyat itu terus menerus diamati hingga dua setengah bulan berikutnya. Apa yang terlihat ini sunguh berbeda dari peristiwa ledakan yang pernah teramati sebelumnya.

Cahaya dari gugusan Draco tertangkap dengan cepat oleh satelit Swift milik NASA, yang berupaya mengungkap misteri ledakan kuat di alam semesta yang dikenal sebagai ledakan sinar gamma. Beberapa hari kemudian, Dr Bloom menginformasikan para koleganya bahwa ledakan itu "mungkin saja bukan ledakan sinar gamma sama sekali."

Baca: Fakta : 20 Persen Ilmuwan Ateis Ternyata Rohaniawan

Pernyataan Bloom ikut diperkuat oleh penganatan lebih dekat data dari satelit maupun observasi oleh teleskop Hubble Space dan Chandra X-ray. Ternyata ledakan itu berasal dari sebuah bintang dengan ukuran yang hampir sama dengan matahari sedang 'ditelan' di galaksi sejauh 3.8 milar tahun cahaya.

"Kami pikir kejadian ini terdekteksi ketika peristiwa itu menghasilkan cahaya paling terang. Dan jika benar sebuah bintang tengah dicabik-cabik oleh lubang hitam raksasa, kami rasa hal itu tidak akan pernah terjadi lagi di galaksi ini," ujar Bloom.

Energi yang muncul dari sinar gamma yang disebut Sw 1644+57 itu diperkirakan muncul pada tanggal 24 atau 25 Maret lalu, masih memancarkan cahaya. Namun cahaya itu diperkirakan memudar secara perlahan hingga 2012 mendatang.

Bloom menyimpulkan, "Ledakan ini menghasilkan sejumlah energi besar dalam periode yang cukup lama. Dan kejadian seperti ini masih terus berlangsung hingga dua setengah bulan berikutnya. Karena ketika lubang hitam raksasa menyobek bintang itu, massa di sekelilingnya berputar seperti air yang mengalir ke lubang pembuangan. Dan proses perputaran ini melepaskan banyak energi."

Minggu, 19 Februari 2017

White Hole, Tandingan Black Hole

White Hole, Tandingan Black Hole
Kita semua tentu telah terbiasa mendengar black hole yang merupakan celah gelap di ruang. Sifatnya adalah menghisap seluruh benda yang ada di sekitarnya dan sekaligus membenamkannya ke dalam ruang ketiadaan. Pada saat sekarang ini, sejumlah ilmuwan menerangkan bahwa pernah ada bukti tentang adanya lawan dari black hole yaitu white hole.

Sifat dari white hole adalah kebalikan dari black hole. Kalau black hole bersifat menghisap benda, akan tetapi white hole atau lubang putih tidak menghisap benda yang ada di sekelilingnya bahkan memuntahkan material yang berasal dari tempat antah berantah ke alam semesta kita.

Alam semesta memiliki banyak tempat yang aneh, dan lubang hitam adalah salah satu tempat yang paling aneh yang ada di dalamnya. Secara logika, lubang hitam harusnya bisa kebalikannya, maksudnya adalah ada sesuatu yang memuntahkan material, dan tidak menghisapnya.

Disadur dari Dvice, 27 Mei 2011, lubang putih beroperasi menggunakan modus yang jauh berbeda dengan modus yang dipakai oleh lubang hitam. Secara mendadak white hole muncul untuk masa waktu yang singkat, kemudian melontarkan sejumlah material ke alam semesta lalu ia sendiri runtuh dan membentuk lubang hitam dan kemudian tidak pernah tampak lagi.

Perilaku lubang putih seperti ini sangat sulit untuk diamati. Namun peneliti yakin bahwa mereka telah menemukan salah satu di antaranya.

Pada tahun 2005 lalu, sebuah tembakan sinar gamma berhasil terekam namun ia tidak hadir bersama dengan supernova yang umumnya memicu hadirnya lontaran sinar gamma tersebut. Ada kemungkinan, ia hadir akibat runtuhnya sebuah lubang putih.

Yang menarik seputar lubang putih adalah pembentukan material mereka serupa dengan apa yang disebut Big Bang, atau yang disebut-sebut merupakan fenomena terbentuknya seluruh alam semesta. Ini membuat white hole disebut juga sebagal ‘Small Bangs’.

White hole tidak memiliki koordinat ruang dan waktu yang pasti dan tidak bisa dideteksi sama sekali. Mereka bisa secara mendadak muncul kapan saja, di mana saja dan melakukan aktivitas mereka sebelum kembali menghilang.

Sejauh ini, keberadaan white hole memang masih bersifat dugaan. Akan tetapi, black hole juga hanya merupakan dugaan sampai keberadaannya benar-benar diketahui pada beberapa dekade terakhir. Dan seperti yang diucapkan oleh fisikawan Murray Gell-Mann, apapun yang tidak dilarang adalah wajib. Artinya, setidaknya dari sudut pandang mekanikal kuantum, lubang putih pasti ada di salah satu sudut alam semesta.

Selasa, 14 Juni 2011

Inilah Cara Black Hole Terbentuk

Video Bagaimana terbentuknya Black Hole


Lubang Hitam atau Black hole adalah fenomena outer space atau luar angkasa yang terjadinya adalah pada saat sebuah bintang yang memiliki ukuran sangat besar, hingga puluhan kali lipat ukuran Matahari kita sampai di akhir masa hidupnya.

Di batas akhir hidupnya, jika bintang itu memiliki ukuran yang sangat besar, akan meledak sungguh sangat luar biasa dahsyatnya (nggak kebayang dech). Ledakan inilah yang kemudian disebut sebagai supernova yang akan membentuk Black hole atau lubang hitam.

Pada saat bintang meledak, tekanan yang ditimbulkan dari inti bintang tersebut sangat hebat sehingga ia dapat menghisap dirinya sendiri dan juga segala materi yang berada di sekitarnya dan menyimpan material-material itu di sebuah ruang antah berantah.

Menurut penelitian, lubang hitam atau Black hole sendiri terdapat di seluruh galaksi. Bahkan di galaksi tertentu, terdapat lebih dari satu lubang hitam.

Berikut ini adalah video terjadinya Black hole atau Lubang Hitam :

Minggu, 12 Juni 2011

Ternyata Ada 2 Black Hole Besar Ditemukan di Pusat Galaksi

Ternyata Ada  2 Black Hole Besar Ditemukan di Pusat Galaksi Markarian 739, yaitu sebuah galaksi yang berjarak sekitar 425 juta tahun cahaya dari Bumi ke arah konstelasi Leo. Demikian penemuan para astronom melalui penelitiannya.

Walaupun kedua black hole atau lubang hitam itu berada di titik pusat galaksi, keduanya terpisah antara satu dengan lainnya dengan jarak kurang lebih 11 ribu tahun cahaya. 11 ribu tahun cahaya berarti sekitar sepertiga jarak tata surya kita dengan pusat galaksi Bima Sakti atau Milky Way. Sebagai tambahan informasi bahwa satu tahun cahaya sama dengan jarak sekitar 10 triliun kilometer.

Kedua black hole dalam pusat galaksi Makarian 739 yang ditemukan itu merupakan black hole yang luar biasa aktif dan masuk ke dalam kategori ‘supermassive’. Maksudnya adalah, masing-masing dari kedua Black Hole tersebut memiliki massa yang sama dengan jutaan atau bahkan miliaran kali lipat massa bintang seperti Matahari kita.

Perlu diketahui bahwa black hole biasa yang terbentuk sebagai akibat dari hancurnya bintang raksasa hanya berukuran 10 sampai 20 kali lipat dibandingkan dengan massa Matahari di sistem Tata surya kita.

“Di pusat sebagian besar galaksi raksasa, termasuk Bima Sakti, berada sebuah supermassive black hole yang memiliki bobot jutaan kali lipat dibandingkan dengan massa Matahari,” kata Michael Koss, peneliti dari NASA, seperti dikutip dari Space, 11 Juni 2011. “Sebagian di antaranya memancarkan radiasi miliaran kali lebih besar dibanding energi Matahari,” ucapnya.

Namun demikian, Koss menyebutkan, meski supermassive black hole merupakan fenomena yang umum yang hadir di pusat galaksi, tidak semua black hole memancarkan energi radiasi yang disebut dengan ‘active galactic nuclei (AGN). “Dengan demikian, mendapatkan sebuah black hole raksasa yang aktif sangat langka. Apalagi menemukan dua buah black hole raksasa dalam satu galaksi,” ucapnya.

Astronom menduga bahwa sepasang supermassive black hole ini terbentuk saat ada galaksi yang hancur.

“Jika dua buah galaksi saling bertabrakan, dan masing-masing memiliki sebuah supermassive black hole, ada kemungkinan bahwa kedua black hole menjadi aktif sebagai AGN,” kata Richard Mushotzky, peneliti lain dari University of Maryland.

Selasa, 12 April 2011

Ditemukan, Jalan Lolos dari Black Hole

Ditemukan, Jalan Lolos dari Black Hole

Sebuah unsur yang sangat panas telah terdeteksi oleh observatorium sinar gamma integral milik European Space Agency, dalam hitungan milidetik sebelum ia terjerumus ke ruang antah berantah di dalam lubang hitam (black hole).

Temuan ini mengungkapkan adanya sebuah struktur medan magnet yang menyediakan kesempatan lolos bagi partikel-partikel yang disedot oleh black hole.

Dari pengamatan, beberapa ratus kilometer dari pusat lubang hitam, ruangan di sekitar merupakan kawasan penuh badai partikel dan radiasi. Badai raksasa yang terdiri dari partikel jatuh ke dalam lubang hitam dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya. Akibatnya, temperatur naik ke angka jutaan derajat Celcius.


Umumnya, dibutuhkan hanya satu milidetik saja bagi partikel untuk mencapai titik tersebut. Namun kini astronom mendapati bahwa kawasan yang bergejolak itu juga memiliki medan magnet yang menyediakan jalan keluar bagi partikel yang terhisap.

“Temuan adanya emisi yang terpolarisasi dari pancaran black hole adalah temuan unik,” kata Christoph Winkler, Integral Project Scientist ESA, seperti dikutip dari Cosmosmagazine, 8 April 2011. “Ini pertamakalinya medan magnet teridentifikasi sangat dekat dengan lubang hitam,” ucapnya.

Penemuan itu sendiri diawali ketika Philippe Laurent, ketua tim peneliti dari Institute for Research into the Fundamental Laws of the Universe (IRFU) di Perancis tengah mengamati black hole Cygnus X-1. Ketika itu, Laurent dan rekan-rekannya melihat bahwa ia sedang menggerogoti sebuah bintang yang ada di dekatnya dan “memakan” gas milik bintang itu.

Dari bukti yang mereka temukan, terungkap bahwa medan magnet yang ada cukup kuat untuk merebut sebagian partikel dari gaya gravitasi raksasa milik lubang hitam dan melemparkannya ke luar, membuat sebuah semburan partikel ke ruang angkasa bebas.

“Kami perlu menggunakan hampir seluruh pengamatan yang telah dibuat oleh Integral terhadap Cygnus X-1 untuk melakukan pendeteksian ini,” kata Laurent. “Kami belum mengetahui persis bagaimana partikel yang jatuh diubah menjadi semburan. Masih banyak perdebatan yang terjadi di kalangan pengamat, dan penelitian lebih lanjut akan membantu membuat kesimpulan,” ucap Laurent.

Sebelum ini, semburan di sekitar black hole pernah ditangkap oleh teleskop radio, namun observasi seperti itu tidak bisa melihat black hole dalam detail yang cukup untuk mengetahui seberapa dekat black hole itu dengan sumber semburan. “Ini membuat penelitian integral menjadi sangat berharga,” ucap Laurent.

Matahari

[Matahari][recentbylabel2]

Planet

[Planet][recentbylabel2]
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done